top of page

FGD di Poltekkes Kemenkes Bandung Hadirkan Direktur Anahata Psikologi, Bahas Program Relevan dan Kebutuhan Pelatihan

Bandung, 24 September 2025 – Poltekkes Kemenkes Bandung menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan rumah sakit, institusi pendidikan, serta mitra strategis. Salah satu narasumber yang hadir adalah Bu Nira Wulansari, M.Psi., Psikolog, selaku Direktur Anahata Psikologi.


FGD ini bertujuan untuk membahas berbagai program yang relevan dengan kebutuhan dunia kesehatan saat ini, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pelayanan kesehatan. Acara juga dihadiri oleh Kepala RSUD beserta perwakilan dari berbagai bagian, sehingga diskusi berlangsung komprehensif dengan melibatkan perspektif dari akademisi, praktisi, dan pengelola layanan kesehatan.


Dalam kesempatan tersebut, Bu Nira menekankan bahwa pengembangan kompetensi tidak hanya sebatas pada keterampilan teknis, tetapi juga mencakup banyak variabel lain yang berpengaruh terhadap kinerja tenaga kesehatan. “Kita tidak bisa hanya fokus pada skill praktis semata. Ada banyak variabel yang perlu diperhatikan, mulai dari aspek psikologis, komunikasi, hingga kemampuan adaptasi. Semua itu menjadi fondasi penting bagi tenaga kesehatan untuk bisa memberikan pelayanan yang lebih baik,” ujar Bu Nira.


Beliau juga menyoroti perlunya pelatihan yang beragam agar dapat menjawab tantangan di lapangan. Menurutnya, tenaga kesehatan membutuhkan wadah pengembangan yang tidak hanya menekankan aspek klinis, tetapi juga memperkuat soft skills seperti kepemimpinan, kerja sama tim, dan manajemen stres. “Pelatihan yang komprehensif akan membantu tenaga kesehatan menghadapi dinamika kerja yang semakin kompleks,” tambahnya.


Diskusi berlangsung hangat dan produktif, di mana para peserta saling memberikan masukan mengenai program yang perlu diprioritaskan. Beberapa usulan yang mengemuka antara lain penguatan kolaborasi antara rumah sakit dan institusi pendidikan, program magang yang lebih terstruktur, serta pengembangan kurikulum pelatihan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.


Pihak Poltekkes Kemenkes Bandung berharap hasil FGD ini dapat ditindaklanjuti menjadi program nyata yang bermanfaat bagi dunia kesehatan, khususnya dalam mempersiapkan tenaga kesehatan yang unggul, kompeten, dan berdaya saing.

 
 
 

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bottom of page